Program Membangun Harapan Indonesia Beri Dukungan Pendidikan untuk Pahlawan Daur Ulang

Wecome Markeiphoto di Portal Ini!

Di penghujung tahun ini, Markeiphoto Edukasi – Yayasan Mahija Parahita Nusantara kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung edukasi komunitas pahlawan daur ulang dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) yang mencakup dukungan finansial operasional dan pembangunan infrastruktur serta pelatihan dasar. 5 (lima) sekolah nirlaba layanan resmi tersebar di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok dan Bekas (Jabodetabek). Program Membangun Harapan Indonesia Beri Dukungan Pendidikan untuk Pahlawan Daur Ulang

“Membangun Harapan Indonesia merupakan program dukungan pendidikan kepada anak-anak komunitas pahlawan daur ulang agar dapat mandiri secara berkelanjutan dan mendapatkan pendidikan yang diperlukan untuk masa depan generasi muda,” kata Suharji Gas. , Wakil Presiden Yayasan Mahija Parahita Nusantara.

“Program ini bertujuan untuk mengembangkan, mendukung, dan menyediakan infrastruktur bagi komunitas pengumpul botol PET pasca-konsumen untuk memastikan tingkat penyelesaian yang lebih tinggi serta membangun nilai dan karakter generasi tangguh di masa depan,” lanjutnya. 30 Perguruan Tinggi Negeri Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2024

Pada tahun 2024, Mahija Parahita Nusantara menandatangani perjanjian bersama dengan 5 sekolah yaitu Air Care, Oki Learning School, Luminare-Domus School, Angkol School dan Swara Peduli. Mari lanjutkan penelusuran seluruh artikel di bawah ini.

Oleh karena itu, terdapat 7 (tujuh) sekolah nonformal yang disetujui Mahija Parahita Nusantara melalui program Membangun Harapan Indonesia.

Selain itu, Yayasan Rangkul Peduli Sesama dan Yayasan Cahaya Rumah Ilmu Indonesia juga didirikan pada kesempatan ini untuk membantu sekolah informal mendapatkan legitimasi sehingga dapat berkembang dalam peran akademik dan administrasi.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Mahija Parahita Nusantara dalam mendukung sekolah informal, tidak hanya secara operasional, tetapi juga melalui pengembangan infrastruktur dan sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan,” kata Sotar, perwakilan KDM School.

“Dukungan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi siswa di semua jenjang pendidikan karena jumlah siswa yang terus menurun seiring dengan berpindahnya peserta ke perguruan tinggi,” imbuhnya.

“Dengan dukungan ini, kami juga berharap dapat membuka peluang kerja sama dengan pelaku industri, sehingga dapat membuka peluang kemitraan lainnya,” jelas Sotar.

Sejalan dengan tujuan pemerintah untuk menjamin kebebasan masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang memadai, Mahija Parahita Nusantara telah menginisiasi adopsi sekolah, pemberian beasiswa, sekolah keliling dan akses pelatihan vokasi bagi anak-anak dari komunitas pahlawan daur ulang.

Targetnya pada tahun 2024, lebih dari 4.000 pelajar akan mendapatkan manfaat dari program ini.

Yayasan Mahija Parahita Nusantara merupakan organisasi nirlaba yang berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal di bidang pengelolaan sampah, didirikan pada tahun 2021 sebagai perusahaan patungan dengan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia dan Dynapack Asia.

Mahija Parahita Nusantara kini telah tumbuh dan berkembang dengan berkolaborasi dengan 24 pusat pengumpulan di seluruh Indonesia, yang mencakup lebih dari 30.000 pahlawan daur ulang (pengumpul botol PET pasca konsumen). Program Membangun Harapan Indonesia Beri Dukungan Pendidikan untuk Pahlawan Daur Ulang

“Dukungan terhadap sekolah informal merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk memberikan taraf hidup yang lebih baik bagi para kolektor botol PET bekas,” kata Suharji.

“Kami yakin anak-anak komunitas kebersihan bisa menjadi agen perubahan positif di masyarakat karena mereka berkesempatan mendapatkan pendidikan,” kata Suharji. Tanggung jawab terhadap berliter-liter plastik sekali pakai yang dianggap memperparah permasalahan sampah plastik kini mulai dipertanyakan. Produksi liter plastik sekali pakai yang terus meningkat membuat permasalahan sampah plastik semakin serius. Keberadaan liter ini bertentangan dengan tujuan pengurangan sampah. Markeiphoto 10 Februari 2024