Dirut Danacita Buka Suara soal Layanan Bayar UKT: Kami Bukan Pinjol

Wecome Markeiphoto di Portal Ini!

Markeiphoto, Jakarta – Direktur Utama PT Inclusive Finance Group atau Danasita Alphonsus Wibowo menanggapi simpang siur informasi mengenai layanan Uang Kuliah Kesatuan (UKT) bagi mahasiswa termasuk Institut Teknologi Bandung. Biro Teknologi Informasi). Dirut Danacita Buka Suara soal Layanan Bayar UKT: Kami Bukan Pinjol

Alphonsus menegaskan, perusahaannya bukanlah perusahaan pinjaman online (pinjol). Ia mengatakan Danacita merupakan perusahaan fintech peer-to-peer (P2P) lending yang disetujui Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Bisa dikatakan tidak tepat menyebut Danasita sebagai ‘Danasita’ atau menggolongkannya sebagai pinjaman,” kata Alphonse dalam media briefing di Hotel Des Indes, Jakarta, Jumat, 2 Februari 2024. “Saya kira. itu adalah poin pertama.”

Ia menilai penyaluran kredit mempunyai stigma negatif karena sering dikaitkan dengan kegiatan peminjaman yang erat kaitannya dengan kegiatan ilegal dan tidak etis.

Selain itu, Alphonsus juga menekankan empat prinsip dasar yang selalu dianut oleh Danacita. Pertama, 100% biaya pembiayaan yang diproses dan diajukan adalah untuk biaya pendidikan.

Kedua, Alphonsus menyatakan Danasita menganut prinsip bahwa seluruh dana yang disalurkan ditransfer atau dikirim langsung ke lembaga pendidikan. Bangun Ekonomi Sirkular, PLN EPI Latih Masyarakat Gunung Kidul Ternak Kambing Perah

Ketiga, Danacita bermitra dengan lembaga pendidikan sebagai solusi pembayaran tambahan. “Saya pikir kata kuncinya ada di sana. Solusi lain melengkapi solusi lain yang sedang diupayakan dengan penuh semangat oleh lembaga pendidikan,” katanya. Keputusan akhir ada di tangan masing-masing siswa dan orang tua.

Artikel Selanjutnya: Prinsip Keempat, Danasita Berintegritas…

Prinsip keempat adalah Danasita memiliki keikhlasan dan perusahaan ingin menjadi bagian dari perjalanan pendidikan. “Kita tahu, untuk melaksanakan hal itu perlu ada etika,” ujarnya.

Sebagai perusahaan P2P lending, Danacita mengaku telah mematuhi peraturan dan pedoman yang berlaku, termasuk tata cara penagihan. “Tujuan awal kami (pendanaan) sebagai solusi jangan dianggap sebagai persoalan baru,” ujarnya.

Di sisi lain, Frederica Vidyasari Devi, Kepala Eksekutif OJK yang bertanggung jawab atas pengawasan penyelenggaraan usaha jasa keuangan, edukasi, dan perlindungan konsumen, mengatakan kerja sama keduanya tidak melanggar aturan. Danasita sendiri sah dan perjanjian antara pihak kampus dan pihak platform adalah sah.

“Pertama kita lihat apakah sah. Sah dan kita sudah mendapat izin dari OJK. Yang kedua, kalau ini kontrak komersial antara dua pihak, ya silakan saja, yang penting kedua belah pihak sudah ada. sudah penilaian,” kata Frederica di Wisma Mulia 2, Jakarta, saat konferensi pers yang digelar di gedung tersebut, Kamis, 1 Februari 2024.

ITB santer diberitakan menggandeng platform fintech peer-to-peer lending Danasita untuk memberikan layanan pembayaran cicilan biaya kuliah kepada mahasiswa.

Foto yang beredar di media sosial menunjukkan pinjaman tersebut diajukan tanpa uang muka atau jaminan apa pun. Siswa dapat memilih antara opsi pembayaran 6 bulan atau 12 bulan.

Namun, pinjaman ini disertai dengan bunga. Misalnya, jika peminjam mengajukan pendanaan senilai Rp12,5 juta dalam jangka waktu 12 bulan, maka peminjam harus membayar Rp1.291.667 per bulan. Hal ini menimbulkan kemarahan masyarakat karena pinjaman usaha berbunga tidak sesuai dengan ketentuan UU Dikti 12/2012.

Pilihan Editor: General Manager Ma Fu mengucapkan selamat tinggal, apakah menteri berikutnya akan mengundurkan diri?

Mantan aktivis mengancam pemakzulan Presiden Joko Widodo dalam rapat persatuan mahasiswa di Universitas Trilogi. Baca selengkapnya

Seorang mahasiswa di Universitas Trilogi diserang secara fisik dan menderita luka di dahi. Ketua BEM ini mengaku rekan-rekannya masih khawatir. Baca selengkapnya

YLBHI mencatat intimidasi terus terjadi. Termasuk tampilan kantor mereka pada Senin, 5 Februari. Baca selengkapnya

Ketua YLBHI Mohamed Isnur mengimbau masyarakat tidak takut bersuara. Baca selengkapnya

Salman Charity House mengucurkan Dana Zakat Gaja untuk mengatasi permasalahan tunggakan biaya pendidikan di kalangan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Baca selengkapnya Dirut Danacita Buka Suara soal Layanan Bayar UKT: Kami Bukan Pinjol

Polres Metro Jakarta Selatan akan mengusut kasus pengancaman terhadap mahasiswa Universitas Trilogi mulai Senin pekan depan. Baca selengkapnya

Petisi, kecaman, dan manifesto telah banyak digunakan untuk mengungkapkan protes akademis terhadap pemerintahan Jokowi. 3 Pahami terminologinya. Baca selengkapnya

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pintar saja tidak cukup, harus benar juga. Baca selengkapnya

Pada Kamis, 8 Februari 2024 sore, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Perlawanan Rakyat (Sodara) Solo Raya turun ke jalan untuk berdemonstrasi di Kota Solo, Jawa Tengah. Mereka menyerukan darurat demokrasi di Indonesia dan menuntut pemulihan demokrasi. untuk orang-orang. Baca selengkapnya

Pelajar India-Amerika Sameer Kamath (23) ditemukan bunuh diri. Baca selengkapnya